There was an error in this gadget

Wednesday, May 25, 2011

Karimun Jawa: Surga Di Utara Jawa

Perjalanan panjang melalui darat dengan bis malam rute Jakarta-Jepara selama kurang lebih 13 jam mengawali petualangan kami untuk menemukan keindahan bahari di Kepulauan Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah. Perjalanan panjang dengan bis tersebut kami manfaatkan untuk tidur dan mengumpulkan tenaga guna menjelajahi Karimun Jawa keesokan harinya. Perjalanan dengan bus malam juga terasa cukup nyaman mengingat bus malam menuju Jepara umumnya full AC dengan kursi yang dapat direbahkan.

Sesampainya di Jepara, kami menggunakan jasa becak dari terminal bus Jepara untuk menuju Pelabuhan Kartini. Gunakan kemampuan tawar menawar anda dengan tukang becak yang biasanya mematok harga dua kali lipat dari harga semestinya, apalagi jika mereka mengetahui anda adalah seorang turis dari kota besar.

Di pelabuhan Jepara, kami membeli tiket penyeberangan di loket yang telah ditentukan. Harga tiket kelas ekonomi untuk kapal ferry KM Muria ditebus hanya dengan 28 ribu rupiah saja. Sempatkan untuk mengisi perut anda sebelum perjalanan panjang menuju Karimun Jawa dengan semangkuk mie instan atau sepiring nasi dengan berbagai lauk yang cukup menggiurkan yang tersedia di warung-warung di pelabuhan. Ini cukup penting mengingat perjalanan yang akan anda tempuh cukup panjang dan hanya tersedia mie siap seduh dan panganan kecil diatas kapal.

Ada baiknya anda membawa hiburan seperti kartu remi, pemutar musik, atau buku bacaan mengingat perjalanan diatas kapal akan sangat membosankan. Memang kapal ferry KM Muria menyediakan TV kabel sebagai teman para penumpang, namun acara TV yang diputar umumnya sinetron atau koleksi DVD karoke yang belum tentu cocok untuk selera kuping anda.

Perjalanan dari Jepara menuju Karimun Jawa selama hampir lima jam akhirnya segera berakhir. Petualangan seru di Kepulauan Karimun jawa-pun dimulai. Kapal ferry KM. Muria yang melayani rute penyeberangan Pelabuhan Kartini (Jepara)- Karimun Jawa mulai merapat dan para anak buah kapal bergegas menambatkan tali di dermaga Karimun Jawa. Saat kapal merapat, sontak semua penumpang yang umumnya ingin berwisata ke Karimun Jawa segera berhamburan keluar melalui buritan kapal ferry.

Mencari tempat untuk bermalam di Karimun Jawa bukan hal yang sulit. Penginapan berbagai kelas bertebaran, mulai dari losmen (homestay) dengan harga wisatawan ransel hingga resor yang memiliki pantai pribadi ada disana. Namun ada baiknya anda memesan jauh-jauh hari melalui agen perjalanan yang biasanya juga menyediakan paket untuk seluruh kegiatan di Karimun Jawa. Selain terjamin ketersediaan tempat menginap, jika pesertanya cukup banyak, harga paket yang ditawarkan pun akan semakin murah. Adapun waktu terbaik untuk mengunjungi Karimun Jawa adalah bulan April hingga Juni saat gelombang laut relatif bersahabat.

Berhubung pada hari pertama anda akan sampai sekitar jam 3-4 sore, kegiatan yang bisa anda lakukan pada hari itu hanyalah menikmati matahari terbenam di dermaga barat Karimun Jawa. Sempatkan untuk memotret anak-anak yang biasa menghabiskan sore harinya di dermaga tersebut. Mereka akan menyuguhkan atraksi lompat ke laut dengan berbagai gaya ekstrim yang cukup menarik untuk difoto. Malam harinya dapat anda habiskan untuk menikmati kuliner khas Karimun Jawa atau berinteraksi dengan penduduk setempat di alun-alun yang letaknya tidak jauh dari dermaga timur.

Keesokan harinya anda dapat menikmati berbagai aktifitas di Karimun Jawa. Umumnya, wisatawan pergi ke beberapa pulau kecil yang terletak tidak jauh dari pulau utama Karimun Jawa untuk snorkeling menikmati pemandangan bawah laut Kepulauan Karimun Jawa yang sangat indah. Ada beberapa titik untuk snorkeling di Karimun Jawa yang wajib untuk disambangi seperti: Pulau Cemara Kecil, Pulau Cemara Besar, Gosong Cemara, Pulau Menjangan Kecil, Pulau Menjangan Besar, dan Gosong Tengah. Perjalanan antar pulau umumnya hanya memakan waktu sekitar 30-45 menit dengan kapal motor nelayan ukuran sedang.

Hamparan laut berwarna biru dan hijau tosca berhias batu karang yang dapat dilihat jelas dengan mata telanjang akan segera memanjakan mata anda saat anda mengarungi laut menuju titik snorkeling. Dikejauhan mata anda juga akan dimanjakan oleh pulau-pulau kecil dengan hamparan pasir putih disekelilingnya. Puas menikmati pemandangan diatas permukaan, kini saatnya untuk mengeksplorasi keindahan dibawah permukaan laut Karimun Jawa.

Terumbu karang di Karimun Jawa masih tergolong dalam kondisi yang baik dan terawat. Ikan-ikannya pun bervariasi mulai dari ikan Nemo (clown fish) sampai kerapu karang. Pada kedalaman kurang dari 2 meter pun anda akan dapat dengan mudah menjumpai biota laut yang berwarna warni dan beraneka ragam lengkap dengan tingkah polahnya yang mengundang decak kagum. Karang otak, karang payung dan berbagai jenis karang lainnya seakan menjadi penghias taman laut yang sungguh mengagumkan.

Jangan khawatir jika anda tidak membawa peralatan untuk snorkeling karena penyedia jasa tour keliling pulau sudah menyediakannya untuk anda. Peralatan snorkeling seperti snorkel, mask, serta fin tersedia disana, termasuk jaket pelampung bagi anda yang kurang mahir berenang.

Setelah mata anda cukup dimanjakan menikmati pemandangan bawah laut Karimun Jawa, sempatkan diri anda untuk makan siang atau sekedar bersantai dan menikmati segarnya air kelapa muda dibawah rindangnya pohon kelapa sembari menikmati keindahan pasir putih di Karimun jawa. Ada beberapa pulau yang biasanya dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut seperti Pulau Cemara Besar, Pulau Kecil dan Pantai Tanjung Gelam.

Satu lagi atraksi di Karimun Jawa tak boleh anda lewatkan adalah uji nyali anda dengan berenang bersama ikan hiu. Ya! Hiu!. Ada dua tempat dimana anda bisa melakukan aktifitas tersebut yakni di Wisma Apung atau di Pulau Menjangan Besar. Jika di Wisma Apung hanya ada satu kolam penampungan ikan hiu, lain halnya di Pulau Cemara Besar yang memiliki dua kolam. Salah satu kolam penampungan di Pulau Cemara Besar menampung ikan hiu yang tergolong trengginas yakni hiu jenis great white shark. Asalkan tubuh anda bersih dari luka yang masih mengeluarkan darah maka berenang bersama hiu ini akan aman untuk dilakukan. Cukup untuk memompa adrenalin anda bukan?

4 hari 3 malam adalah waktu yang pas untuk menjelajahi Karimun Jawa mengingat kesibukan yang cukup padat serta menyesuaikan dengan jadwal kapal ferry KM. Muria yang melayani rute Karimun Jawa – Jepara. Masih banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan di Karimun Jawa, antara lain: menyelam (diving), jelajah hutan mangrove, pengamatan burung langka, dan lain sebagainya yang sesuai dengan minat anda. Butuh waktu lebih lama untuk melakukan itu semua namun keterbatasan waktu-lah yang membuat perpisahan dengan surga di Laut Jawa itu harus segera diakhiri. Selamat berpetualang dan nikmati indahnya Karimun Jawa, nirwana tersembunyi di utara Jawa.

***

No comments:

Post a Comment